Selasa, 14 Agustus 2018

Fotografi dengan kamera handphone, kenapa tidak!

Dahulu, dunia fotografi hanya bisa dinikmati segelintir orang saja. Mengingat harga sebuah kamera dan perangkat pendukungnya yang cukup mahal.Saat ini dengan kemajuan jaman dan teknologi handphone, kamera dengan kualitas tidak kalah dari sebuah kamera digital sudah bisa digunakan di dalam smartphone yang kita tenteng dalam saku setiap harinya. Jadi dunia fotografi bukan menjadi sebuah hal yang eksklusif lagi dan bisa dilakukan siapapun menggunakan kamera handphone.
Dari persawahan Adipala Cilacap, Gn Slamet. Difoto menggunakan Samsung Grand Prime
Mengamati perkembangan kamera yang terbenam dalam sebuah smartphone kian hari justru kian membaik. Produsen smartphone seolah-olah ingin memanjakan penyuka fotografi dengan menanamkan optik terbaik dan terkini di dalam smartphone hasil produksinya. Maka dari itulah, banyak penyuka fotografi tidak perlu repot menenteng kamera digital yang besar kemana-mana mengambil gambar. Cukup dengan sebuah smartphone yang multifungsi pun, foto-foto yang tidak kalah seru dari kamera digital bisa dihasilkan.

Menurut seorang pakar fotografi bernama Arbain Rambey, hasil sebuah foto tidaklah bergantung dari kamera yang digunakan. Kamera ponsel pun bisa dijadikan gear untuk menghasilkan foto-foto yang tidak kalah dari kamera digital.
Gn Slamet, dari view lain. Difoto menggunakan Samsung Grand Prime
Pun demikian, saat mengutip dari blog milik blogger Mba.Ratna Amalia. Fotografi adalah sebuah kombinasi antara skill dan juga feeling, kuncinya terletak pada jam terbang.

Praktek..praktek..praktek dan praktek untuk mengasah skill dan juga feeling.Jam terbang dari seringnya praktek bisa menambah skill dan juga feeling. Selain skill dan feeling, dengan seringnya praktek juga bisa lebih mengenal lebih dalam typical kamera ponsel yang kita gunakan.
Mie ayam dan bakso
Angle foto, pencahayaan dan komposisi adalah kunci dari sebuah fotografi. Apapun kamera yang kita gunakan jika ketiga hal kurang terpenuhi dengan baik, maka foto hasil jepretan kita menjadi kurang berbicara untuk menceritakan sebuah pesan.

Keterbatasan kamera handphone harus disiasati dengan pencahayaan, angel dan cara mengambil gambar yang cermat. Dan, jangan lupa! Ambil sebanyak-banyaknya jepretan saat memotret menggunakan kamera handphone. Pilihlah dari berbagai sudut untuk bisa kita pilih mana foto yang terbaik.

Mie ayam dan Bakso dari angle berbeda
Sedangkan komposisi bisa kita eksplore dari melihat-lihat foto orang lain untuk mencari inspirasi dan ide mendesain sebuah komposisi dalam obyek yang akan kita foto.



10 komentar:

  1. Yuhuuu, kenapa tidak...
    komposisi foto juga berpengaruh besar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mas, menarik tidaknya foto menurut saya justru di komposisinya.

      Hapus
  2. Fotonya apik-apik mas.
    Dulu kamera cuma berapa megapixel. Kalau sekarang sudah bagus-bagus dan nggak perlu bingung kalau lupa bawa kamera buat motret

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas, tinggal mencari cahaya yang cukup kemudian mainkan angel dan komposisinya.

      Hapus
  3. malah gagal fokus ning mie ayame kak..
    marai ngeleh kih..
    apalagi awan awan ngene kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehee....begitulah Mie ayam dan Bakso, selalu menggoda dan menjadi menu favorit orang Indonesia.

      Hapus
  4. Leres, Mas Ari. The Man behind The Gun. Keterbatasan alat membuat kreatif malah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi kaya Mas.Farchan, feel terlatih ditambah gear Fuji yang mantap. hasilnya cetar membahana ya Mas..hehehe, tq udah mampir disini Mas.

      Hapus
  5. Saat jalan2, anak saya sering saya minta untuk foto pemandangan yang ada pakai handphone saya untuk mengasah feelnya menjepret. Dan saya pun ikut lapar melihat foto baksonya... hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya saat makan-makan juga perlu diabadikan makanannya dengan kamera handphone Mas..tunda lapar, jeprat-jepret dulu..haha

      Hapus